Nikmatnya Sate Kelinci di Tawangmangu

Saat berada di Solo, tentu tidak melewatkan tempat wisata Air Terjun Grojogan Sewu di Tawangmangu yang berjarak sekitar 30 kilometer dari Surakarta. Air terjun yang terletak di lereng Gunung Lawu ini merupakan tempat wisata kebanggaan masyarakat karesidenan Surakarta. Keindahan alam dan kesejukan hawa dingin nya menjadi magnet tersendiri yang mengundang wisatawan serta masyarakat Solo untuk bertandang. Sayang saat kami kesana, air terjun tersebut sedang padat-padatnya oleh pengunjung yang berakhir pekan. Tawangmangu memiliki kekhasan sate kelinci yang dijajakan pedagang-pedagang di sepanjang jalan raya serta di sekitar Grojogan Sewu.

Setelah gagal foto-foto (akibat terlalu banyaknya orang) dan setelah lelah menuruni 1.280 anak tangga menuju air terjun (dan untuk persiapan naik lagi) kami pun memutuskan untuk mencoba kuliner khas di tempat ini.

Sate Kelinci Rp 10.000,-

Disajikan bersama irisan cabai rawit serta bawang merah, seporsi Sate Kelinci yang terdiri dari 10 tusuk sate serta lontong ini dibakar sesaat setelah dipesan. Rasa bumbu kacangnya legit dan kental membalur sempurna melengkapi kenyalnya daging kelinci yang dibakar matang, irisan cabai rawit serta bawang merah segar seakan menambah pengalaman makan menjadi lebih berkesan. Apalagi ditemani gemericik air terjun serta hawa dingin.

Selain Sate Kelinci,masih banyak beragam wisata kuliner yang khas dan nikmat. Pedagang di sekitar Grojogan Sewu juga menjual Sate Ayam seharga Rp 8.000,-  perbedaan mencolok antara kedua sate ini terletak pada tekstur dagingnya, Sate Kelinci lebih kenyal sementara Sate Ayam lebih lembut. Kalau untuk rasa dan bumbu, rasanya hampir tidak dapat dibedakan. Salah satu kuliner yang harus dicoba jika Anda berkunjung ke Tawangmangu. Review Kuliner.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *