Pedasnya Ayam Geprek Mbok Moro

Kuliner khas Jawa, biasanya dikenal dengan masakan-masakan yang manis. Tidak untuk yang satu ini. Bagi anda orang Jogja yang doyan masakan pedas, bisa kunjungi warung makan yang berlokasi di Jalan Bantul KM 4, Dongkelan, Yogyakarta ini.

Telah beroperasi sejak Maret 2013, ternyata warung Ayam Geprek Mbok Moro ini suka dijadikan sebagai tempat adu pedas oleh para pelanggannya. Disini anda bebas meminta tingkat kepedasan ayamnya. Konon, di awal-awal bukanya warung ini, ada pelanggan yang menghabiskan sampai 222 cabe rawit merah untuk satu porsi ayamnya. Namun, karena ada masukan dari beberapa pelanggan, rasanya jadi kurang seimbang antara ayam dan cabe. Sehingga akhirnya sekarang satu ayam dibatasi dengan maksimal 50 cabe rawit merah. Wow, tetap saja banyak, Nona Icip sampai tidak terbayang bagaimana pedasnya.

Penasaran, dan ingin mencoba ayam super pedasnya? Jangan khawatir. Di warung yang memiliki tagline “Sego Sak Warege Lombok Sak Pedese” (Nasi sekenyangnya, cabe sepedasnya – red) ini, Anda bisa mengambil nasi sebanyak-banyaknya untuk mengimbangi rasa pedas ayamnya. Selain itu, warung makan yang berlokasi di tiga tempat berbeda ini (dua lainnya di Jadan – perempatan Kasihan ke Utara, dan Ambarbinangun- Utara Bumi Perkemahan) menyediakan sop sayur gratis untuk para pelanggannya.

Begitu masuk kedalam warung yang memuat sekitar 20 pelanggan ini, anda akan menemukan sebuah poster cukup besar yang bertuliskan “Berdoalah sebelum kepedesan”. Ruangan kecil itu didominasi oleh warna merah. Meja kayu beralaskan taplak dengan motif papan catur dan bangku plastik yang semuanya berwarna merah.

Saya sempat mengintip proses pengolahan ayamnya, cabe rawit merah segar dengan ukuran besar-besar membuat Nona semakin penasaran, kok bisa ya ada yang kuat sampai memakan ayam dengan 222 cabe rawit sebesar ini?

Dari segi harga, relatif terjangkau. Satu paket Nasi, Ayam, dan Minuman (Es Teh atau Es Jeruk) dibandrol dengan harga IDR 10 ribu. Selain itu ada Paket kombo dengan Nasi, Dua Ayam (Paha atau Dada dan Sayap), serta minuman yang dibandrol dengan harga IDR 13 ribu.  Sebagai pelengkap, juga disediakan Tempe (IDR 2 ribu), Tahu (IDR 2 ribu), dan Telur Dadar (IDR 4 ribu).

Porsi ayamnya cukup besar. Ayam dengan tepung crispy diulek bersama cabe rawit sampai terlepas dan bumbunya masuk sampai kedalam. Kali itu saya mencoba tiga tingkat kepedasan yang berbeda, level nol, lima, dan tujuh.

Level nol, tidak memakai cabe rawit sama sekali, hanya tomat yang ditumbuk bersama bawang putih. Karena tidak ada cabe rawitnya sama sekali, tentu saja rasanya tidak pedas. Tingkat keasinan dan kegurihan ayamnya sangat pas. Di level nol ini, bawang putihnya terasa dominan yang kemudian terasa sedikit asam dari tomatnya. Bagi anda yang tidak kuat pedas, bisa memesan level  ini.

Sedangkan untuk level lima dan tujuh, pedasnya cukup menusuk di lidah. Untuk level lima, pedasnya masih bisa dikategorikan standar (untuk para pecinta masakan pedas). Sebagai gambarannya, menurut saya, jika dibandingkan dengan Ayam Taliwang bumbu pelecing, ayam dengan lima cabe rawit ini pedasnya masih dibawah ayam taliwang tersebut. Namun ayam dengan tujuh cabe rawit, rasa pedasnya menyerupai pedas ayam taliwang.

Rasa ayamnya sendiri, enak. Dagingnya empuk dan bumbunya meresap sampai ke tulang. Jika dibandingkan dengan ayam-ayam dari restoran cepat saji, ayam Mbok Moro ini tidak kalah enaknya lho.

Untuk menu pelengkapnya, Sop sayur yang berisi wortel, sawi, jagung dan ayam itu cenderung terasa light dengan dominan manis dari jagungnya. Tahunya dilapisi tepung crispy, isinya kosong. Tempenya digoreng biasa, dan telurnya didadar dengan bawang merah, dan daun bawang. Semua menu pelengkap ini rata-rata bumbunya light.

Overall, secara rasa, pelayanan, dan suasana, Ayam Geprek Mbok Moro membuat Nona Icip ingin kembali datang ke warung ini. Rasa yang cukup enak, pelayanan yang ramah, dan suasana yang bersahabat merupakan kombinasi yang cukup sempurna untuk menggaet para pelanggan untuk kembali datang dan datang lagi. Review Kuliner.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *