Soto Setan Giwangan, Kuliner Malam Di Jogja

Ada yang pernah mendengar Soto Setan? Wah, dari namanya saja sudah cukup mengerikan ya. Emang apa sih Soto Setan ini? Emang bisa ditemukan dimana sih? Ya, Soto Setan ini sebenarnya hanya sebuah julukan dari sebuah warung makan Soto & Bubur Ayam Pak Heri yang berlokasi di Jalan Imogiri Timur No. 226 Giwangan, Yogyakarta.

Disebut Soto Setan, karena warung ini mulai buka dari pukul 17.00 sampai dini hari. Ini merupakan salah satu keunikan dari warung yang katanya sudah beroperasi sejak tahun 1992. Biasanya kita menemukan Soto maupun Bubur di pagi hari, kalau ini anda bisa menemukannya di malam hari, bahkan ketika subuh!

Tempatnya sederhana, layaknya warung-warung kaki lima pada umumnya. Di sini, anda bisa menikmati hangatnya Soto maupun Bubur sambil bersantai dengan duduk lesehan. Meskipun waktu sudah menunjukkan pukul 01.00 pagi, warung itu masih tetap ramai didatangi pengunjung. Malah sepertinya, semakin malam tempat ini semakin ramai, mungkin karena lokasinya yang berada di sekitar Terminal Giwangan.

Kali itu, saya mencoba menu Soto Campur dan Bubur Campur yang masing-masing dibandrol dengan harga IDR 6.000. Kedua makanan tersebut hadir dengan porsi yang cukup besar. Terutama Bubur Ayamnya. Soto dengan bihun dan kuah bening itu memakai topping yang cukup meriah, mulai dari tahu, ayam, kol, daun seledri. Sedangkan Bubur Ayam  dicampur dengan kuah santan. Toppingnya tidak kalah meriah dengan Soto, ada kacang, ayam, tahu, daun seledri, dan bawang goreng. Tidak lupa, bubur ayam ini dilengkapi dengan satu mangkuk kecil kerupuk.

Soto & Bubur Ayam Pak Heri
Soto & Bubur Ayam Pak Heri

Keduanya memiliki rasa yang cukup memuaskan. Soto hadir dengan kuah bening yang gurih, tingkat keasinan dan kegurihannya pas, tidak berlebihan. Kuahnya juga segar untuk dikonsumsi di malam hari. Buburnya enak, dengan kuah santan yang membuatnya semakin gurih. Sebenarnya saya tidak begitu suka dengan bubur yang diberi kuah, karena buburnya akan terasa semakin lembek, dan jika lama-lama dimakan menjadi eneg.

Sebelum mencoba Bubur Ayam Pak Heri ini, saya sempat mencoba bubur lainnya di daerah Yogyakarta. Bubur tersebut juga hadir dengan kuah santan, namun rasa kuahnya tidak menyatu dengan buburnya. Dan buburnya cenderung menjadi sangat lembek. Nah, hal itu tidak saya temukan dalam Bubur Ayam Pak Heri ini, rasa bubur dan kuahnya menyatu, meskipun kuah santannya banyak, namun buburnya tidak menjadi terlalu lembek. Sehingga dinikmati hingga suapan terakhir, rasanya masih sangat enak.

Warung Soto Setan Pak Heri ini bisa anda jadikan salah satu alternatif untuk menikmati wisata kuliner malam Jogja. Selain harganya yang murah, rasanya pun tidak main-main. Dinikmati dengan suasana malam di kota Jogja, pasti akan terasa sangat menyenangkan sekali. Review Kuliner.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *